IMPLEMENTATION OF BATAK ANGKOLA CULTURAL VALUES PODA NA LIMA IN PARAN PADANG VILLAGE, SIPIROK DISTRICT SOUTH TAPANULI REGENCY
Keywords:
Implementation, Cultural values, Batak Angkola, Poda Na LimaAbstract
The purpose of this study is to determine how the implementation of the Batak Angkola Poda Na Lima cultural values is in Paran Padang Village, Sipirok District, South Tapanuli Regency and to determine the supporting factors and inhibiting factors for the implementation of the Batak Angkola Poda Na Lima cultural values in Paran Padang Village, Sipirok District, South Tapanuli Regency. On this occasion, the study used a qualitative research type and a descriptive approach, so that the researcher described the implementation of the Batak Angkola Poda Na Lima cultural values in Paran Padang Village, Sipirok District, South Tapanuli Regency. Based on the results of the researcher's research in the field, the Implementation of the Batak Angkola Poda Na Lima Cultural Values in Paran Padang Village has been implemented by the community, but in its implementation it has not been implemented properly due to the lack of public awareness in implementing it and curiosity about the importance of the meaning of this poda na lima, while the supporting factors for the Implementation of the Batak Angkola Poda Na Lima Cultural Values in Paran Padang Village are: 1) Intentions that start from yourself, 2) Relationship with the creator, 3) Family, 4) Relationship with the community, 5) Relationship with the residential environment. Inhibiting factors in the implementation of the Batak Angkola Poda Na Lima Cultural Values in Paran Padang Village: 1) Work, 2) The influence of increasingly sophisticated technology, 3) Lack of curiosity about the meaning of Poda Na Lima, 4) Foreign culture, 5) Lack of public awareness of the importance of a clean and healthy life.
Abstrak
Adapun tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan nilai budaya batak angkola poda na lima di desa Paran Padang Kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan dan untuk mengatahui faktor pendukung dan faktor penghambat pelakasanaan nilai budaya batak angkola poda na lima di desa Paran Padang Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada kesempatan kali ini penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif, sehingga peneliti mendeskripsikan pelaksanaan nilai budaya batak angkola poda na lima di desa Paran Padang Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Berdasarkan hasil penelitian peneliti dilapangan bahwa Pelaksanaan Nilai Budaya Batak Angkola Poda Na Lima di Desa Paran Padang sudah dilaksanakan oleh masyarakat hanya saja dalam pelaksanaannya belum terlaksana dengan baik dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam melaksanakannya dan keingintahuan tentang pentingnya makna dari poda na lima ini, sedangkan faktor pendukung dari Pelaksanaan Nilai Budaya Batak Angkola Poda Na Lima di Desa Paran Padang yaitu: 1) Niat yang diawali dari diri sendiri, 2) Hubungan dengan pencipta, 3) Keluarga, 4) Hubungan dengan masyarakat, 5) hubungan dengan lingkungan tempat tinggal. Faktor penghambat dalam pelaksanaan Nilai Budaya Batak Angkola Poda Na Lima di Desa Paran Padang: 1) Pekerjaan, 2) Pengaruh teknologi yang semakin canggih, 3) Kurangnya rasa ingin tahu tentang makna Poda Na Lima, 4) Budaya asing, 5) Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya hiudp bersih dan sehat.
Downloads
References
REFERENCES
Antara, M., & Yogantari, M. V. (2018, November). Keragaman Budaya Indonesia Sumber Inspirasi Inovasi Industri Kreatif. In SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi) (Vol. 1, pp. 292-301).
A.Rusdiana dan Nasihudin, AKUNTABILITAS: KINERJA DAN PELAPORANPENELITIAN. (2021). (n.p.): Pusat Penelitian dan Penerbitan UIN SGD Bandung.
Armalia Siregar, “Penerapan Poda Na Lima dalam Kehidupan Bermasyarakat di Desa Panompuan Jae Kec. Angkola Timur Kab. Tapanuli Selatan”, Skripsi (Padangsidimpuan: UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, 2023.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa,Kamus Besar Bahasa Indonesia,(Jakarta:balai Pustaka,2016) edisi kelima.
Daulay, I. R. (2016). Kata Majemuk Bahasa Batak Angkola. Jurnal Metamorfosa, 4(1), 63-73.
Firmando, H. B. (2021). Orientasi Nilai Budaya Batak Toba, Angkola Dan Mandailing Dalam Membina Interaksi Dan Solidaritas Sosial Antar Umat Beragama Di Tapanuli Utara (Analisis Sosiologis). Studia Sosia Religia, 3(2).
Fahrijal Halomoan Hrahap, “ Penerapan Poda Na Lima Ditinjau dari Segi Pendidikan Agama Islam di Desa Sipaho Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara” Skripsi (Padangsidimpuan: Intistitut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan, 2022) Hal 91.
Nasution, K., & Siregar, E. S. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Falsafah Angkola-Mandailing “Poda Na Lima”. Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(3), 1205-1216.
Nasution, Y. (2023). Integrasi Islam dengan Budaya Lokal di Desa Hutaimbaru Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara Studi Antropologis Tentang Penerapan Falsafah Poda Na Lima. YASIN, 3(5), 1064-1075.
Perkasa Alam, H.Ch. Sutan Tinggi Brani dan Efendi Hsb, Zainal, Marpege-pege dan beberapa kearifan lokal lokal, ( Medan: permata Mitra Sari, 2015)
Perkasa Alam, H.Ch. Sutan Tinggi Brani dan Efendi Hsb, Zainal, Adat Budaya Batak Angkola: Menelusi Perjalanan Masa, (Medan: Pertama Mitra Sari, 2017)
Puansah, I., Parapat, N., Pulungan, D., & Siregar, Y. (2023). Pelayanan Publik Pada Pemerintah Desa Di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan. Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Dan Humaniora, 7(1), 255. https://doi.org/10.31604/jim.v7i1.2023.255-260
Puansah, I., & Ritonga, S. (2020). Pelaksanaan Otonomi Desa dalam Mewujudkan Pemberdayaan Aparatur Pemerintah Desa Tambiski Nauli, Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hummanioramaniora, 4(1), 44. https://doi.org/10.31604/jim.v4i1.2020.44-54
Puansah, I., Sahbana, A., Zulfiqar, E., Pulungan, D., & Nasution, I. A. (2022). Peranan Badan Permusyawaratan Desa dalam Perencanaan Pembangunan di Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hummanioramaniora, 6(2), 601. https://doi.org/10.31604/jim.v6i2.2022.601-607
Rahmawati, D. (2021). Nilai-Nilai SoSial daN Budaya dalam TradiSi Mantu Poci di KoTa Tegal Jawa TeNgah (Kajian Antropologi Sastra). Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 2(2), 1-18.
Rinaldi Syahputra Rambe, Poda Na Lima: Lima Nasihat Luhur Kearifan Angkola- Mandailing. Kompasiana, (10 Februari 2023), https://www.kompasiana.com/rinaldisyahputrarambe/63e5c3fe4addee27c938f 752/poda-na-lima-lima-nasihat-luhur-kearifan-lokal-angkola-mandailing, (diakses 30 Agustus 2024)
Sauri, H. S. (2019). Pengertian Nilai. Diakses Melalui file. upi. edu, Pada.
Siregar, I. (2022). Interpretasi Poda Na Lima Sebagai Pendidikan Karakter pada Masyarakat Angkola-Mandailing. Jurnal Pancasila, 3(1), 01-06.
Siti Maharai Harahap, “Falsafah Poda Na Lima dalam Kepercayaan Masyarakat Di Desa Sialagundi Kec. Huristak Kab. Padang Lawas dan Relevansinya dengan Aajaran Islam”, Skripsi (Medan: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, 2019).
Surbakti, I. R., Lasut, J. J., & Purwanto, A. (2023). Proses Integrasi Mahasiswa Suku Batak Dalam Masyarakat Kota Manado. Jurnal Ilmiah Society, 3(2).
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2019) cetakan 1, hal 16.

